Galeri‎ > ‎

Dokumentasi


Mahasiswa PPs IAIN Manado Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Manado

diposting pada tanggal 25 Jan 2021 03.43 oleh Pascasarjana IAIN MANADO   [ diperbarui25 Jan 2021 04.02 ]

IAIN Manado- Senin (25/01/2021). Sebagai bentuk Kepedulian terhadap korban banjir Manado yang terjadi pada hari Jumat tanggal 22 Januari 2021, Mahasiswa Program Pascasarjana IAIN Manado turut memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban   banjir.

Bantuan berupa sembako, makanan, dan pakaian diberikan di tiga lokasi yaitu Tumpas, Welong dan Malendeng.  Untuk lokasi Tumpas dan Welong, Bantuan langsung diberikan kepada korban banjir dan untuk lokasi Malendeng bantuan diserahkan di posko bantuan bencana banjir  Mesjid Qordova.


Bantuan diserahkan oleh Perwakilan mahasiswa Program Pascasarjana IAIN Manado Bapak Masykur al-Makmuni, Ibu Lisna,  Ibu Fathum, Ibu Mutia, Ibu Nurain, dan Pak Abdullah Tuje serta didampingi oleh Ketua Prodi PAI Dr. Muh. Idris, M.Ag.




Banjir yang terjadi pada hari Jumat ini menyebabkan  lumpur di mana-mana. Di beberapa lokasi, tanah longsor dan pohon menimpa rumah, juga ada pohon tumbang di pinggiran jalan. Sampai saat ini sebagian korban  masih melakukan pembersihan rumah masing-masing. Dengan bantuan ini diharapkan dapat ikut meringankan beban para korban  banjir. (evra)

.

Pascasarjana Kembali Laksanakan Ujian Tesis

diposting pada tanggal 24 Jan 2021 22.42 oleh Pascasarjana IAIN MANADO

IAIN Manado. Senin ( 25/01/2021) Pascasarjana IAIN Manado Mengadakan Ujian Tesis   terhadap 2 orang Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI)  Susanti Faradila Wambes dan Wisnu Muhammad Hamzah.

Susanti Faradila Wambes menjadi Magister ke 124 Pascasarjana IAIN Manado berhasil mempertahankan tesis berjudul " Penerapan Metode Kisah dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran PAI ( Studi pada MTs Nurul Huda Kauditan 2 dan MTs Alkhairat Mapanget)" di bawah bimbingan  Dr. Yusno Abdullah Otta, M.Ag dan Dr. Evra Willya, M.Ag dan diujikan di hadapan dewan penguji Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag, Dr. Muh. Idris, M.Ag dan Dr. Muhammad Imran, Lc, M.Th.I




Wisnu Muhammad Hamzah menjadi Magister ke 125 Program Pascasarjana IAIN Manado berhasil mempertahankan tesis berjudul "Reorientasi dan Praksis Pendidikan Multikultural Perspektif Pemikiran Azyumardi Azra " di bawah bimbingan Dr. Muh. Idris, M.Ag  dan Dr. Yusno Abdullah Otta, M.Ag dan diujikan dihadapan dewan Penguji Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag, Delmus P. Salim, Ph.D  dan Dr. Arhanuddin, M.Pd. (evra)


Penyerahan JIEP Vol. 4 dan Vol. 5 ke Rektor

diposting pada tanggal 11 Jan 2021 01.13 oleh Pascasarjana IAIN MANADO   [ diperbarui11 Jan 2021 01.43 ]

IAIN Manado.  Selasa (05/01/2021)  Direktur Program Pascasarjana IAIN Manado Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag melakukan penyerahan Journal of Islamic Education Policy Vol. 4 No. 1 dan 2 tahun 2019 dan Vol. 5 No. 1 dan 2 tahun 2020 kepada Rektor IAIN Manado Delmus P. Salim, Ph.D di Ruangan Rektor yang di dampingi oleh Wakil Rektor I dan Para Ketua Program Studi Pascasarjana IAIN Manado.

Alhamdulillah,  Journal of Islamic Education Policy Volume 4 Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2019 dan Volume 5 Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2020 Program Pascasarjana IAIN Manado sudah terbit. penerbitan jurnal  ini merupakan ikhtiar Program Pascasarjana IAIN Manado dalam rangka tertundanya penerbitan untuk tahun 2019 karena berbagai hal dan kendala yang ada, yang baru bisa diterbitkan pada tahun 2020 dan Penerbitan untuk tahun 2020. Para penulis yang ikut berkontribusi dalam menyumbangkan tulisannya dan telah diterima pada Journal of Islamic Education Policy Volume 4 Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2019 dan Volume 5 Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2020  Program Pascasarjana IAIN Manado ini terdiri dari 20  penulis berasal dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah yang ada di Sulawesi Utara dan Luar Sulawesi Utara.  Dr. Muh. Idris, M.Ag selaku Editor in Chief Journal of Islamic Education Policy  mengucakan terimakasih kepada seluruh TIM Pascasarjana atas kerjasamanya sehingga jurnal ini dapat diterbitkan, dan akan terus berbenah menuju akreditasi jurnal. (evra)

Penyerahan JIEP Vol. 4 dan Vol. 5 PPs ke Rektor

diposting pada tanggal 11 Jan 2021 00.28 oleh Pascasarjana IAIN MANADO   [ diperbarui11 Jan 2021 00.46 ]

IAIN Manado.  Selasa (05/01/2021)  Direktur Pascasarjana IAIN Manado Dr. Masruddin Yusuf, M.Ag melakukan penyerahan Journal of Islamic Education Policy Vol. 4 No. 1 dan 2 tahun 2019 dan Vol. 5 No. 1 dan 2 tahun 2020 kepada Rektor IAIN Manado Delmus P. Salim, Ph.D di Ruangan Rektor yang di dampingi oleh Wakil Rektor I dan Para Ketua Program Studi Pascasarjana IAIN Manado.

Alhamdulillah,  Journal of Islamic Education Policy Volume 4 Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2019 dan Volume 5 Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2020 Program Pascasarjana IAIN Manado sudah terbit. penerbitan jurnal  ini merupakan ikhtiar Program Pascasarjana IAIN Manado dalam rangka tertundanya penerbitan untuk tahun 2019 karena berbagai hal dan kendala yang ada, yang baru bisa diterbitkan pada tahun 2020 dan Penerbitan untuk tahun 2020. Para penulis yang ikut berkontribusi dalam menyumbangkan tulisannya dan telah diterima pada Journal of Islamic Education Policy Volume 4 Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2019 dan Volume 5 Nomor 1 dan Nomor 2 tahun 2020  Program Pascasarjana IAIN Manado ini terdiri dari 20  penulis berasal dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah yang ada di Sulawesi Utara dan Luar Sulawesi Utara.  Dr. Muh. Idris, M.Ag selaku Editor in Chief  mengucakan terimakasih kepada seluruh TIM Pascasarjana atas kerjasamanya sehingga jurnal ini dapat diterbitkan, dan akan terus berbenah menuju akreditasi jurnal. (evra)

Seminar Proposal dan Ujian Komprehensif

diposting pada tanggal 10 Jan 2021 23.44 oleh Pascasarjana IAIN MANADO   [ diperbarui10 Jan 2021 23.45 ]

IAIN Manado. Senin ( 11/01/2021) Pascasarjana IAIN Manado mengadakan Seminar Proposal Mahasiswa PAI dan Ujian Komprehensif mahasiswa MPI secara daring.
Seminar proposal mahasiswa atas nama Nurul Fajriani Mokodompit yang dibimbing oleh Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag dan Dr. Arhanuddin, M.Pd dengan Judul " Pedagogi Digital di Era pandemi Covid -19 ( Studi Komparatif Pembelajaran pada MAN Model 1 Manado dan SMA Katolik Frater Don Bosco Manado),  dan diujikan di depan dewan Penguji Dr. Muh. Idris, M.Ag, Dr. Andi Mukarramah, MPd dan Delmus P. Salim, Ph.D.

Ujian Komprehensif mahasiswa atas nama Dewi S. Pranoto yang diujikan oleh 3  orang penguji Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag, Dr. Abdul Latif Samal, M.Pd dan Dr. Ishak Talibo, M.Pd berhasil menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh para penguji dalam 3 kelompok matakuliah yaitu mata kuliah dasar normatif, mata kuliah metodologi dan mata kuliah keprodian. (evra)

Awal Tahun Pascasarjana Laksanakan Ujian Tesis

diposting pada tanggal 10 Jan 2021 22.51 oleh Pascasarjana IAIN MANADO   [ diperbarui24 Jan 2021 20.11 ]

IAIN Manado. Senin ( 11/01/2021) Pascasarjana IAIN Manado Mengadakan Ujian Tesis  secara daring  terhadap 2 orang Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yaitu Lukman Arib dan La Ode Pade.

Lukman Arib menjadi Magister ke 122 Pascasarjana IAIN Manado berhasil mempertahankan tesis berjudul " Pengaruh Organisasi Citizenship Behavior dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Kota Bitung" di bawah bimbingan  Dr. Rivai Bolotio, M.Pd dan Dr. Ardianto, M.Pd dan diujikan di hadapan dewan penguji Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag, Dr. Abdul Latif Samal, M.Pd dan Delmus P. Salim, Ph.D.



La Ode Pade menjadi Magister ke 123 Program Pascasarjana IAIN Manado berhasil mempertahankan tesis
berjudul "Dinamika Transformasi Lembaga Pendidikan Islam di Kota Bitung" di bawah bimbingan Dr. Ardianto, M.Pd dan Dr. Arhanuddin, M.Pd dan diujikan dihadapan dewan Penguji Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag, Dr. Abdul Latif Samal, M.Pd dan Dr. Yusno Abdullah Otta, M.Ag. (evra)


Tanpa Batas: Jiwa Semangat Dalam Menempuh Studi

diposting pada tanggal 18 Agu 2020 21.21 oleh Kanjeng R   [ diperbarui18 Agu 2020 21.28 ]

IAIN Manado - Program Pascasarjana IAIN Manado kembali menghasilkan Alumni yang ke 112 di Tahun Akademik 2019/2020 ini.
Alumni ini mampu menarik perhatian masyarakat pelajar, khususnya kawula muda. Ini terlihat dari beberapa status media sosial serta kolom komentar yang ramai atas ucapan selamat untuk alumni ini. Menarik untuk menjadi perbincangan kaum pelajar karena diusia yang tidak muda lagi, alumni ini mampu bersaing dengan mahasiswa lainnya yang usianya terpaut jauh dari beliau. Bahkan dalam kompetisi penyelesaian studi, beliau merupakan mahasiswa pertama yang mampu menyelesaikan studi dalam kurun waktu 1 tahun 11 bulan 18 hari pada Tahun Akademik 2019/2020 ini.  Tidak cukup sampai disitu, alumni yang menyandang gelar Magister Hukum (MH) ini mendapat apresiasi dari para penguji; Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag., (Ketua Penguji Tesis/Direktur PPs)., Dr. Evra Willya, M.Ag., (Sekretaris Penguji/Kaprodi Hukum Keluarga).,Dr. Drs. Naskur, M.HI., (Dewan Penguji 1)., Dr. Yasin, M.Si., (Dewan Penguji 2)., dan Dr Yusno Abdullah Otta, M.Ag., (Dewan Penguji 3)., serta para dosen yang berada di lingkungan IAIN Manado. Apresiasi ini disampaikan  berkat kegigihan beliau dalam menempuh studi serta pencapaian
Cumlaude yang terlihat dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Beliau adalah H. Muhammad Yusuf Otoluwa. Semangat beliau wajib dicontoh.
Terlihat sejak awal pendaftaran studi, beliau sudah menjadi panutan dan motivator bagi teman sekelasnya. Dalam proses pembelajaran, beliau aktif dalam diskusi kelas serta cekatan dalam penyelesaian tugas. Kedisiplinan yang dibangun serta semangat aktif dalam belajar, mampu menghasilakn nilai yang baik tiap smesternya. Ini terbukti dari Kartu Hasil Studi (KHS) persmester beliau yang hampir semuanya mendapat nilai A (4,0). Sebagai mantan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Periode Tahun 1999 - 2006, beliau menjadi yang dituakan oleh teman sekelasnya. Namun, beliau merasa selaku mahasiswa tidak perlu diistimewakan baik dalam diskusi kelas, proses pembelajaran, maupun dalam pelayanan akademik. Sejatinya, semangat jiwa beliau dalam menempuh studi benar-benar mengharuskan agar beliau  aktif reguler dalam bertindak secara profesional sebagai mahasiswa umumnya. Hal ini menjadi sebuah kehormatan bagi beliau atas penghargaan ini, sekaligus menjadi tamparan bagi sebagian kawula muda yang mempunyai angan-angan serta obsesi setinggi langit namun mudah berhenti di persimpangan, lalu memilih posisi nyaman, pacaran, dan rebahan. (ridho)

Masa Pandemi Covid-19, Pascasarjana Siasati Ujian Secara Daring

diposting pada tanggal 19 Mei 2020 06.56 oleh Ardianto Tola

IAIN Manado - Hingga saat ini dunia masih dirisaukan dengan mewabahnya suatu penyakit yang disebabkan oleh sebuah virus  yang bernama corona atau dikenal dengan Covid-19 (Corona Virus Diseases-19). Virus yang disinyalir mulai mewabah 31 Desember 2019 di Kota Wuhan Provinsi Hubei Tiongkok ini, kini telah menyebar di hampir seluruh penjuru dunia dengan sangat cepat, sehingga WHO tanggal 11 Maret 2020 menetapkan wabah ini sebagai pandemi global.

Data korban Covid-19 setiap hari yang dirilis oleh badan otoritas pemerintah di setiap negara termasuk Indonesia menunjukkan kenaikan cukup fantastis. Jutaan manusia menjadi korban virus corona di seluruh pelosok dunia. Di Indonesia sendiri, hingga saat ini terhitung sebanyak 18.496 orang yang positif terpapar Covid-19. Guna menekan penyebaran virus corona ini, di sektor pendidikan, sejak awal pemerintah telah mengeluarkan kebijakan pembelajaran jarak jauh (daring/dalam jaringan) pada semua jenjang pedidikan, mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi. 

Perkuliahan daring atau online ini sebagai bagian dari social distancing dan physical distancing ini juga merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado. Tujuannya agar virus corona yang penyebarannya sangat massif ini dapat diantisipasi setidaknya di lingkungan pendidikan. Bukan hanya dalam kegiatan perkuliahan, melainkan juga pelaksanaan ujian-ujian seperti ujian proposal, ujian hasil penelitian, dan ujian akhir/gelar sarjana dan magister juga dilakukan secara daring dengan memanfaatkan platform aplikasi vidio conference seperi Zoom, ClaudX, dan WhatsApp. 

Sebagai bagian dari social distancing dan physical distancing, Program Pascasarjana IAIN Manado pada Rabu (19/05/2020), laksanakan kegiatan ujian proposal tesis secara daring melalui aplikasi ClouadX. Kegiatan ujian proposal tesis tersebut dilaksanakan oleh Riduan Lamani mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah yang mengajukan proposal penelitian tesis berjudul "Studi Komparatif Tingkat Kesehatan dan Efisiensi Perbankan Syariah dengan Perbankan Konvensional di Indonesia". Dewan penguji proposal tesis masing Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag (ketua dewan penguji), Dr. Nurlaila Harun, M.Si (sekretaris dewan penguji), Dr. Radliyah Hasan Jan, M.Si (Penguji Utama), Dr. Ardianto, M.Pd (Penguji 1), dan Dr. Suprijati Sarib (Penguji 2). Pelaksanaan ujian yang dipimpin oleh Ketua Program Studi Ekonomi Syariah, Dr. Nurlaila Harun, M.Si mewakili Direktur Program Pascasarjana yang berhalangan hadir namun telah memberikan catatan dan masukan kepada mahasiswa melalui komunikasi WhatsApp.


Riduan Lamani dalam sesi tanya jawab memaparkan bahwa bank syariah dilihat dari aspek market share hanya kurang dari 7% dari total pangsa pasar industri perbankan di Indonesaia. Ia juga mengungkapkan bahwa terdapat gap yang cukup lebar antara dana pihak ketiga dibandingkan dengan total pembiayaan. Gap atau selisih yang cukup besar ini mengindikasikan adanya idling money (dana mengendap) sehingga dapat diasumsikan bahwa perbankan syariah kurang efektif dalam menjalankan operasional bisnisnya. Inilah yang perlu diteliti lebih lanjut khususnya jika dikomparasikan dengan perbankan konvensional.

Riduan Lamani yang merupakan Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Manado dan juga bertugas sebagi konseptor Walikota Manado juga mengungkapkan bahwa penelitian yang akan dilakukannya ini diilhami dari temuan penelitian Delmus Puneri Salim tentang Islamic Finance yang termuat dalam bukunya berjudul "The Transnasional and the Local in the Politics of Islam: The Case of West Sumatra, Indonesia". Salah satu temuan penelitian tentang Islamic Finance yang terungkap dalam buku tersebut yaitu bahwa meskipun terjadi peningkatan aset yang dramatis, namun perbankan syariah masih  memainkan peranan kecil terhadap perekonomian Indonesia.         

Dr. Nurlaila Harun, M.Si selaku ketua Program Studi Ekonomi Syariah dalam sesi pembukaan ujian mengungkapkan bahwa pelaksanaan ujian yang dilakukan secara daring ini merupakan bagian dari upaya Program Pascasarjana IAIN Manado untuk memberikan pelayanan akademik dalam suasana pandemi Covid-19. "Dengan demikian, darurat Covid-19 yang mendera dan mengubah hampir seluruh tatanan kehidupan manusia di hampir semua negara tidak menjadikan kita berhenti dalam menjalankan aktivitas termasuk aktivitas di bidang akademik", ungkap Nurlaila Harun yang juga merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Manado periode 2015-2019. Ia juga berharap bahwa kegiatan ujian yang dilaksanakan secara daring hari ini dapat memotivasi mahasiswa yang lain khususnya mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah Program Pasacsarjana IAIN Manado untuk mempercepat penyelesaian studi. (at)     

Ujian Kelayakan Tesis Mahasiswa Prodi PAI dan MPI

diposting pada tanggal 23 Jan 2020 19.03 oleh Kanjeng R

IAIN Manado. Kamis (24/01/2020 PPs IAIN Manado mengadakan ujian Kelayakan Tesis terhadap dua orang mahasiswa Pascasarjana Susanti F. Wambes dari prodi Pendidikan Agama Islam dan Syarif Afiat Salim Raya dari prodi Manajemen Pendidikan Islam.

Susanti F. Wambes menulis tesis berjudul "Penerapan Metode Kisah Dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Mata Pelajaran PAI (Studi Pada MTs Nurul Huda Kauditan dan MTs Alkairat Mapanget)" diujikan di depan dewan penguji yang terdiri dari Dr. Nasruddin Yusuf, M,Ag, Dr. Muh. Idris, M.Ag, Dr. Yusno Abdullah Otta, M.Ag.

Syarif Afiat Salim Raya menulis tesis berjudul "Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi, dan Kompensasi Terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Utara" diujikan di depan dewan penguji yang terdiri dari Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag, Dr. Abdul Latid Samal, M.Pd, Dr. Ardianto, M.Pd dan Dr. Evra Willya, M.Ag. (evra)

Syarif Afiat Salim Raya: Kepemimpinan Kepala Sekolah Dominan Pengaruhi Kinerja Guru

diposting pada tanggal 23 Jan 2020 06.13 oleh Ardianto Tola

IAIN Manado
- Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Manado, Kamis (23/01/2020), selenggarakan Ujian Kelayakan Tesis mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam bertempat di ruang ujian Program Pascasarjana. Ujian kelayakan tesis yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Syarif Afiat Salim Raya, berlangsung alot. Berbagai pertanyaan diajukan oleh dewan penguji masing-masing, Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag (Ketua Dewan Penguji), Dr. Abdul Latif Samal, M.Pd (Sekretaris Dewan Penguji), Dr. Ardianto, S.Pd., M.Pd (Penguji 1),  dan Dr. Evra Willya, M.Ag (Penguji 2).

Syarif yang menulis tesis berjudul "Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi, dan
Kompensasi terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Utara", dengan penguasaan teori, metodologi, dan data serta pengalamannya yang memadai sebagai pimpinan madrasah dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para dewan penguji.

Dalam penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tiga variabel independen dan satu variabel dependen itu, disimpulkan bahwa ketiga variabel independen (Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi, dan Kompensasi) berpengaruh terhadap variabel dependen (Kinerja Guru), baik pengaruh secara parsial, maupun secara simultan. Dengan kata lain, kinerja guru di sekolah/madrasah bergantung pada faktor kepemimpinan kepala sekolah, motivasi, dan kompensasi. Temuan lain penelitian ini ialah bahwa pengaruh kepemimpinan kepala sekolah sangat dominan dibandingkan dengan faktor motivasi dan kompensasi. Bahkan, faktor kompensasi memiliki daya pengaruh yang lebih kecil dibandingkan dengan faktor Kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi.

Ditemui, usai
pelaksanaan ujian, Syarif yang saat ini menjabat sebagai kepala Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Manado merasa puas dan berterima kasih atas berbagai pertanyaan dan masukan dari para dewan penguji, Menurutnya, pertanyaan dan masukan dari para dewan penguji itu lebih memperkaya dan memperdalam kajian tesis yang ditulisnya. Ia juga berharap bahwa dalam ujian tesis/gelar S2 yang akan dilaksanakan selanjutnya dapat berlangsung dengan baik dan dapat mempertahankan karya tesisnya di hadapan dewan penguji tesis.

Ujian kelayakan tesis sebagai prasyarat yang harus ditempuh sebelum mengikuti ujian tesis/gelar S2 ini merupakan bagian dari aspek pengendalian mutu karya ilmiah tesis pada Program Pascasarjana IAIN Manado. Direktur Program Pascasarjana, Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag mengungkapkan bahwa pelaksanaan ujian kelayakan tesis bertujuan menguji hasil penelitian tesis mahasiswa sekaligus memastikan kesiapan mahasiswa untuk melaksanakan ujian akhir tesis. "Dalam ujian tesis nanti, ujian akan lebih berfokus pada pendalaman kemampuan calon magister menjelaskan substansi temuan empiris penelitian dan relevansinya dengan substansi bidang keilmuan program studi dan implikasinya terhadap pengembangan keahlian sesuai dengan bidang program studinya. (at)   

1-10 of 71