Galeri‎ > ‎Dokumentasi‎ > ‎

Syarif Afiat Salim Raya: Kepemimpinan Kepala Sekolah Dominan Pengaruhi Kinerja Guru

diposting pada tanggal 23 Jan 2020 06.13 oleh Ardianto Tola
IAIN Manado
- Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Manado, Kamis (23/01/2020), selenggarakan Ujian Kelayakan Tesis mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam bertempat di ruang ujian Program Pascasarjana. Ujian kelayakan tesis yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Syarif Afiat Salim Raya, berlangsung alot. Berbagai pertanyaan diajukan oleh dewan penguji masing-masing, Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag (Ketua Dewan Penguji), Dr. Abdul Latif Samal, M.Pd (Sekretaris Dewan Penguji), Dr. Ardianto, S.Pd., M.Pd (Penguji 1),  dan Dr. Evra Willya, M.Ag (Penguji 2).

Syarif yang menulis tesis berjudul "Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi, dan
Kompensasi terhadap Kinerja Guru Madrasah Aliyah Negeri di Sulawesi Utara", dengan penguasaan teori, metodologi, dan data serta pengalamannya yang memadai sebagai pimpinan madrasah dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh para dewan penguji.

Dalam penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tiga variabel independen dan satu variabel dependen itu, disimpulkan bahwa ketiga variabel independen (Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi, dan Kompensasi) berpengaruh terhadap variabel dependen (Kinerja Guru), baik pengaruh secara parsial, maupun secara simultan. Dengan kata lain, kinerja guru di sekolah/madrasah bergantung pada faktor kepemimpinan kepala sekolah, motivasi, dan kompensasi. Temuan lain penelitian ini ialah bahwa pengaruh kepemimpinan kepala sekolah sangat dominan dibandingkan dengan faktor motivasi dan kompensasi. Bahkan, faktor kompensasi memiliki daya pengaruh yang lebih kecil dibandingkan dengan faktor Kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi.

Ditemui, usai
pelaksanaan ujian, Syarif yang saat ini menjabat sebagai kepala Madrasah Aliyah Negeri Model 1 Manado merasa puas dan berterima kasih atas berbagai pertanyaan dan masukan dari para dewan penguji, Menurutnya, pertanyaan dan masukan dari para dewan penguji itu lebih memperkaya dan memperdalam kajian tesis yang ditulisnya. Ia juga berharap bahwa dalam ujian tesis/gelar S2 yang akan dilaksanakan selanjutnya dapat berlangsung dengan baik dan dapat mempertahankan karya tesisnya di hadapan dewan penguji tesis.

Ujian kelayakan tesis sebagai prasyarat yang harus ditempuh sebelum mengikuti ujian tesis/gelar S2 ini merupakan bagian dari aspek pengendalian mutu karya ilmiah tesis pada Program Pascasarjana IAIN Manado. Direktur Program Pascasarjana, Dr. Nasruddin Yusuf, M.Ag mengungkapkan bahwa pelaksanaan ujian kelayakan tesis bertujuan menguji hasil penelitian tesis mahasiswa sekaligus memastikan kesiapan mahasiswa untuk melaksanakan ujian akhir tesis. "Dalam ujian tesis nanti, ujian akan lebih berfokus pada pendalaman kemampuan calon magister menjelaskan substansi temuan empiris penelitian dan relevansinya dengan substansi bidang keilmuan program studi dan implikasinya terhadap pengembangan keahlian sesuai dengan bidang program studinya. (at)   
Comments